Menu

Mode Gelap
Kisah Inspiratif Hj. Komsiyah, Perajin Anyaman Bambu yang Berhasil Menunaikan Ibadah Haji PR GP Ansor Kaliwader Matangkan Program Kerja 2026–2028, Rijalul Ansor Jadi Penguat Kebersamaan Kader Meriah dan Penuh Haru, TK Masyithoh Lugosobo Lepas 36 Lulusan Tahun Ajaran 2025/2026 Jelang Pengajian Selapanan MWCNU, JQH NU Butuh Gelar Sima’an Al-Qur’an 30 Juz di Masjid Salafiyah Wareng SMP VIP Kemiri Gandeng MI Imam Puro Dlangu, Perkuat Sinergi Pendidikan Ma’arif NU Masjid Nurul Haq Bagelen Gelar Kegiatan Sosial, Warga Antusias Hadiri Bazar dan Pembagian Daging Kurban

Berita

Mahasiswa KKN STAI An-Nawawi Ciptakan Sampah Plastik Diolah Menjadi Paving Block

badge-check


					Mahasiswa KKN STAI An-Nawawi Ciptakan Sampah Plastik Diolah Menjadi Paving Block Perbesar

PURWOREJO, nupurworejo.com – Terbilang cukup murah dan higienis mahasiswa KKN STAI An-Nawawi Berjan Purworejo bersama SMK Negeri 1 Purworejo menciptakan sisa sampah plastik anorganik Ponpes An-Nawawi diolah menjadi paving block.

Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Sekolah Tinggi Ilmu Agama (STAI) An-Nawawi Berjan Purworejo mengusung tema ‘problem solving masyarakat Pesantren terkait dengan pola hidup bersih di pesantren’.

Baca juga: STAI An-Nawawi Gelar Syukuran Dies Natalis XX Songsong Transformasi Kelembagaan Menjadi Institut

Masyarakat umumnya kalau melihat sampah itu benci dimana-mana ada sampah, bahkan sampah selalu dicampakkan menjadi masalah ditengah kehidupan bermasyarakat, namun sangat berbeda dengan apa yang kita temui bersama kali ini di SMK Negeri 1 Purworejo, bahwa sampah merupakan sesuatu yang dicari-cari bahkan dengan sampah bisa diangkat jadi sesuatu yang mendatangkan uang yang luar biasa banyaknya, jadi dengan bersama-sama sampah kedepan menjadi berkah,” jelas Dosen pembimbing KKN STAI An-Nawawi, H. Yazid Alanshori, MH., Rabu (25/8/2021).

Dikatakan, sebagaimana dilakukan oleh peserta KKN Sekolah Tinggi Ilmu Agama Islam (STAI) An-Nawawi Berjan Purworejo, mahasiswa KKN kali ini merancang pengolahan sampah Pesantren Pondok dibuat paving, diawali dengan pemilihan sampah organik dan anorganik. Sampah organik berupa dedaunan atau mungkin bisa sayur-mayur dari dapur bisa kita olah menjadi kompos kering maupun pupuk cair.

Sampah anorganik yang dimana-mana selalu kita buang. Paling-paling kalau kita ketemu dengan plastik hanya akan dibakar mubadzir tidak ada gunanya, sampah plastik pondok pesantren diolah menjadi paving block,” tambah Yazid

Dijelaskan, peserta KKN mengolah sampah paving segi empat, segi enam dan paving ini jauh lebih kuat dari pada paving yang dibuat dari pasir yang dicampur semen, testimoninya bahkan sudah dipukul, dibanting sama sekali tidak retak apa lagi pecah.

Inovasi dari SMK Negeri 1 Purworejo bisa kita kembangkan bersama-sama, bagaimana mengolah sampah yang tidak ada gunanya menjadi bermanfaat dan maslahat,” pungkas Yazid.

Kontributor: Miftahur Rahman
Editor: MH/RA/AR/LH

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kisah Inspiratif Hj. Komsiyah, Perajin Anyaman Bambu yang Berhasil Menunaikan Ibadah Haji

31 Mei 2026 - 14:02 WIB

PR GP Ansor Kaliwader Matangkan Program Kerja 2026–2028, Rijalul Ansor Jadi Penguat Kebersamaan Kader

31 Mei 2026 - 13:14 WIB

Meriah dan Penuh Haru, TK Masyithoh Lugosobo Lepas 36 Lulusan Tahun Ajaran 2025/2026

31 Mei 2026 - 09:27 WIB

Jelang Pengajian Selapanan MWCNU, JQH NU Butuh Gelar Sima’an Al-Qur’an 30 Juz di Masjid Salafiyah Wareng

30 Mei 2026 - 23:18 WIB

SMP VIP Kemiri Gandeng MI Imam Puro Dlangu, Perkuat Sinergi Pendidikan Ma’arif NU

30 Mei 2026 - 22:47 WIB

Masjid Nurul Haq Bagelen Gelar Kegiatan Sosial, Warga Antusias Hadiri Bazar dan Pembagian Daging Kurban

30 Mei 2026 - 18:07 WIB

Trending di Berita