Menu

Mode Gelap
Sinergi PC IPPNU Purworejo, Ning Imas Kupas Tuntas Fiqih Wanita Karier dan Pernikahan Ngaji Budaya di Puspo, Ketua PCNU Promosikan STAINU Purworejo Paralegal Muslimat NU Kabupaten Purworejo Dikukuhkan, Siap Dampingi Perempuan dan Anak STAINU Purworejo Gelar Halal Bihalal Bersama PCNU, Mantapkan Komitmen Jadi UNU Jateng STAINU Purworejo Luncurkan Pusat Bahasa dan Asrama Mahasiswa, Wujudkan Kampus Bilingual dan Nyaman Sertijab DWP Purworejo, Indah Herlawati Lanjutkan Kepemimpinan 2024-2029

Berita

Di Bawah Hujan Rahmah, MWCNU Kutoarjo Teguhkan Khidmah Jam’iyyah

badge-check


					Di Bawah Hujan Rahmah, MWCNU Kutoarjo Teguhkan Khidmah Jam’iyyah Perbesar

Kutoarjo – Hujan deras yang mengguyur Kelurahan Semawung Daleman, Kecamatan Kutoarjo, Ahad (14/12/2025), tidak menyurutkan semangat khidmah warga Nahdlatul Ulama. Bertempat di Masjid At-Taqwa, Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kutoarjo menggelar Selapanan Ahad Kliwon yang dirangkaikan dengan Pelantikan Pimpinan Ranting Fatayat NU Semawung Daleman. Kegiatan berlangsung khidmat, penuh kehangatan, dan sarat nilai keummatan.

Lurah Semawung Daleman, Budi Jazuli, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada MWCNU Kutoarjo yang telah melaksanakan pengajian dan pelantikan Fatayat NU di wilayahnya. Menurutnya, Fatayat NU memiliki peran strategis sebagai kekuatan sosial yang hadir langsung di tengah masyarakat.

“Atas nama Pemerintah Kelurahan Semawung Daleman, kami mengucapkan terima kasih kepada MWCNU Kutoarjo yang telah melaksanakan pengajian dan pelantikan Fatayat NU di wilayah kami. Jalani amanah ini dengan ikhlas dan hati yang ceria, karena Fatayat NU adalah organisasi sosial yang bersentuhan langsung dengan umat,” pesan Budi Jazuli.

Ia juga mengucapkan selamat kepada jajaran pengurus Pimpinan Ranting Fatayat NU Semawung Daleman yang baru saja dilantik. Ia berharap amanah organisasi dapat dijalani dengan penuh keikhlasan, kesabaran, dan semangat pengabdian.

Sementara itu, Rais Syuriyah MWCNU Kutoarjo, Kyai Fauzi Ahmad Sahin, menyampaikan rasa syukur atas konsistensi Ranting NU beserta badan otonom di Semawung Daleman yang mampu menyelenggarakan pengajian rutin secara istiqamah. Menurutnya, istiqamah dalam jam’iyyah merupakan kunci keberkahan dan kekuatan umat.

Ia mendoakan agar seluruh ikhtiar yang dilakukan diganti oleh Allah SWT dengan balasan yang lebih besar. Kyai Fauzi juga berharap jamaah yang hadir memperoleh limpahan rezeki dan keberkahan.

“Semoga yang hadir hari ini, rezekinya mengalir deras seperti hujan yang turun,” imbuhnya.

Dalam kesempatan tersebut, Kyai Fauzi menyampaikan terima kasih kepada Ranting NU Semawung Daleman atas terselenggaranya kegiatan. Ia juga memohon doa restu kepada warga NU seiring amanah yang kembali dipercayakan kepadanya bersama KH. Ahmad Wahidin, S.Pd.I, sebagai Rais Syuriyah dan Ketua Tanfidziyah MWCNU Kutoarjo hasil Konferensi MWCNU pada 3 Desember 2025 lalu.

“Mohon doa dari Bapak Ibu semuanya agar kami dapat mengemban amanah ini dengan sebaik-baiknya, selalu rukun, saling menguatkan, dan mampu bekerja lebih maksimal pada periode khidmah yang baru,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Kyai Fauzi memaparkan sejumlah program penguatan layanan umat yang tengah dan akan dijalankan MWCNU Kutoarjo. Program tersebut di antaranya pendirian kantor MWCNU yang aktif setiap hari sebagai pusat pelayanan warga NU, rencana pengadaan mobil siaga umat, santunan bagi 15 anak yatim, pelaksanaan Jam’iyyah Ruqyah Aswaja (JRA) setiap Ahad Kliwon ba’da Dzuhur, serta penguatan tradisi infaq keliling yang diiringi shalawatan sebagai sarana spiritual dan sosial.

Puncak acara diisi dengan mau‘idzah hasanah oleh KH. Umar Abdul Jabbar. Dalam tausiyahnya, ia menyampaikan pesan tentang pentingnya tetap berpegang teguh pada jam’iyyah Nahdlatul Ulama sebagai jalan keselamatan umat.

“Organisasi yang diikuti para ulama dan wali Allah adalah Nahdlatul Ulama,” tegas KH. Umar.

Ia mengibaratkan posisi warga NU di hadapan para ulama seperti tanaman kecil yang tumbuh di sekitar pohon kurma atau kelapa yang tinggi menjulang. Menurutnya, keselamatan umat awam terletak pada sikap ittiba’ kepada para ulama.

“Kita ini hanya ‘nunut’ kepada para ulama. Maka ikutilah para ulama meskipun kita tidak bisa seperti mereka. Tetaplah berada di NU, jangan keluar dari NU,” dawuhnya.

Umar juga mengutip pesan Imam Al-Ghazali bahwa mencintai orang alim dan ahli ibadah sejatinya merupakan bentuk cinta kepada Allah SWT. Oleh karena itu, umat Islam diperintahkan untuk tetap berpegang pada sawadul a’dzam, kelompok terbesar umat Islam, karena para ulama tidak mungkin bersepakat dalam kesesatan.

“Mencintai orang alim dan ahli ibadah adalah tanda cinta kepada Allah. Ulama tidak mungkin sepakat dalam kesesatan. Maka tetaplah bersama kelompok terbesar,” pesannya.

Menutup mau‘idzah hasanah, KH. Umar menjelaskan bahwa rahmat Allah SWT terbagi dalam dua bentuk. Ada rahmat yang diberikan tanpa diminta, dan ada rahmat yang harus dicari dengan belajar serta berkumpul bersama para ulama.

Kegiatan yang berlangsung di tengah hujan deras tersebut menjadi simbol bahwa khidmah Nahdlatul Ulama tidak surut oleh cuaca, tidak goyah oleh keadaan, dan terus bertumbuh dalam doa, pengabdian, serta kesetiaan kepada jam’iyyah Nahdlatul Ulama. (hr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 Komentar

  1. Tegih

    Hujan membawa berkahh …..

    Balas
semua sudah ditampilkan
Baca Lainnya

Sinergi PC IPPNU Purworejo, Ning Imas Kupas Tuntas Fiqih Wanita Karier dan Pernikahan

14 April 2026 - 23:28 WIB

Ngaji Budaya di Puspo, Ketua PCNU Promosikan STAINU Purworejo

14 April 2026 - 23:25 WIB

Paralegal Muslimat NU Kabupaten Purworejo Dikukuhkan, Siap Dampingi Perempuan dan Anak

14 April 2026 - 04:24 WIB

STAINU Purworejo Gelar Halal Bihalal Bersama PCNU, Mantapkan Komitmen Jadi UNU Jateng

13 April 2026 - 01:52 WIB

STAINU Purworejo Luncurkan Pusat Bahasa dan Asrama Mahasiswa, Wujudkan Kampus Bilingual dan Nyaman

12 April 2026 - 18:35 WIB

Sertijab DWP Purworejo, Indah Herlawati Lanjutkan Kepemimpinan 2024-2029

5 April 2026 - 05:55 WIB

Trending di Berita