BUTUH – Semangat membumikan Al-Qur’an terus tumbuh di kalangan warga Nahdlatul Ulama. Jam’iyyah Qurra wal Huffazh Nahdlatul Ulama (JQH NU) Kecamatan Butuh menggelar sima’an Al-Qur’an 30 juz di Masjid Salafiyah, Desa Wareng, Kecamatan Butuh, Kabupaten Purworejo, Sabtu (30/5/2026) malam.
Kegiatan yang dimulai usai salat Isya tersebut berlangsung khidmat dan diikuti para hafiz, pengurus NU, tokoh masyarakat, serta jamaah dari berbagai wilayah di Kecamatan Butuh. Sima’an Al-Qur’an ini menjadi rangkaian pembuka sebelum pelaksanaan pengajian selapanan Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Butuh.

Ketua PAC JQH NU Butuh, Kiai Ali Imron Al Hafidz, mengatakan bahwa pelaksanaan sima’an sengaja dijadwalkan pada malam hari menjelang pengajian selapanan sebagai bentuk ikhtiar spiritual untuk memohon keberkahan dan kelancaran seluruh rangkaian kegiatan.
“Kami mengawali rangkaian pengajian dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an 30 juz secara penuh. Ini merupakan ikhtiar batin agar Allah SWT memberikan keberkahan bagi masyarakat Kecamatan Butuh sekaligus menjadi sarana bagi para hafiz untuk menjaga dan memperkuat hafalan mereka,” ujarnya.
Dalam pelaksanaannya, para penghafal Al-Qur’an secara bergantian melantunkan ayat-ayat suci secara bil ghaib atau tanpa melihat mushaf. Suasana masjid yang tenang dipenuhi lantunan ayat Al-Qur’an yang menggema melalui pengeras suara, menciptakan nuansa religius yang mendalam.







