Menu

Mode Gelap
Bekal Dunia Saja Tak Cukup, Anak Perlu Dibekali Ilmu Agama Sejak Dini STAINU Purworejo Berikan Apresiasi kepada PAC GP Ansor Bagelen atas Peran Aktif Mempromosikan Kampus kepada Kader Ansor Ketua PC Fatayat NU Purworejo Ajak Perempuan Muda Perkuat Kepemimpinan Humanis di Harlah PAC Fatayat NU Kaligesing Pengajian Selapanan Ahad Pon di Semagung, KH Khabib Anwar Sampaikan Empat Tanda Wong Bejo Dunyo Akhirat Peringati Maulid Nabi 1448 H, Warga Kaliboto Teladani Akhlak Rasulullah dan Perkuat Tali Silaturahmi Hadiri Muktamar Ke-35 NU, LPTNU Purworejo Komitmen Wujudkan PTNU Unggul dan Berkarakter Aswaja

Berita

Misdiyono, Kader NU Penganyam Bambu dari Purworejo yang Menembus Pasar Nasional hingga Mancanegara

badge-check


					Misdiyono, Kader NU Penganyam Bambu dari Purworejo yang Menembus Pasar Nasional hingga Mancanegara Perbesar

PURWOREJO — Di tengah berkembangnya pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kabupaten Purworejo, sosok Misdiyono layak menjadi inspirasi.

Kader Nahdlatul Ulama (NU) asal Desa Winonglor, Kecamatan Gebang, ini membuktikan bahwa keterampilan tradisional dapat berkembang menjadi usaha kreatif bernilai ekonomi tinggi jika ditekuni dengan konsisten dan inovatif.

Selama lima tahun terakhir, Misdiyono menekuni profesi sebagai penganyam bambu sekaligus instruktur tetap di salah satu panti rehabilitasi anak di kabupaten tetangga.

Ketelatenannya mengolah bambu tidak hanya menjadi sumber penghidupan, tetapi juga sarana pemberdayaan masyarakat dan pendidikan keterampilan bagi generasi muda.

Berbeda dari anyaman bambu pada umumnya yang identik dengan besek atau kepang, Misdiyono menghadirkan inovasi melalui produk basket laundry berbahan bambu. Produk tersebut memadukan teknik anyaman tradisional dengan kebutuhan modern sehingga lebih fungsional dan memiliki nilai jual lebih tinggi.

“Pasar sekarang lebih menyukai produk yang memiliki fungsi praktis dan desain menarik. Karena itu kami mencoba mengembangkan anyaman bambu menjadi basket laundry dan berbagai produk rumah tangga lainnya,” ujar Misdiyono saat ditemui di sela aktivitas produksinya, Kamis (28/5/2026).

Kreativitas tersebut membuahkan hasil. Produk anyaman buatannya kini telah dipasarkan ke berbagai daerah di Indonesia seperti Jakarta, Bali, Sumatra, hingga Kalimantan. Bahkan, beberapa produknya juga telah menjangkau pasar luar negeri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Bekal Dunia Saja Tak Cukup, Anak Perlu Dibekali Ilmu Agama Sejak Dini

31 Agustus 2026 - 08:23 WIB

STAINU Purworejo Berikan Apresiasi kepada PAC GP Ansor Bagelen atas Peran Aktif Mempromosikan Kampus kepada Kader Ansor

31 Agustus 2026 - 07:15 WIB

Ketua PC Fatayat NU Purworejo Ajak Perempuan Muda Perkuat Kepemimpinan Humanis di Harlah PAC Fatayat NU Kaligesing

31 Agustus 2026 - 07:09 WIB

Pengajian Selapanan Ahad Pon di Semagung, KH Khabib Anwar Sampaikan Empat Tanda Wong Bejo Dunyo Akhirat

31 Agustus 2026 - 07:05 WIB

Peringati Maulid Nabi 1448 H, Warga Kaliboto Teladani Akhlak Rasulullah dan Perkuat Tali Silaturahmi

31 Agustus 2026 - 07:02 WIB

Hadiri Muktamar Ke-35 NU, LPTNU Purworejo Komitmen Wujudkan PTNU Unggul dan Berkarakter Aswaja

30 Agustus 2026 - 09:58 WIB

Trending di Berita