Menu

Mode Gelap
MWCNU Butuh Siap Gelar Pengajian Selapanan Ahad Pon di Masjid Salafiyah Wareng Misdiyono, Kader NU Penganyam Bambu dari Purworejo yang Menembus Pasar Nasional hingga Mancanegara Pelantikan Ansor Bagelen Bakal Digelar Meriah, Disatukan dengan Pengajian Ahad Pon Momentum Iduladha, Warga Perum Hade Tirip Rendeng Tebar Kepedulian Melalui Kurban Regenerasi dan Transformasi: Urgensi Konferensi dan Musyawarah Kepemimpinan dalam Organisasi Pelajar Islam Kekompakan Warga RT 02 RW 05 Winonglor di Hari Raya Idul Adha, Sembelih 7 Hewan Qurban

Berita

Misdiyono, Kader NU Penganyam Bambu dari Purworejo yang Menembus Pasar Nasional hingga Mancanegara

badge-check


					Misdiyono, Kader NU Penganyam Bambu dari Purworejo yang Menembus Pasar Nasional hingga Mancanegara Perbesar

PURWOREJO — Di tengah berkembangnya pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kabupaten Purworejo, sosok Misdiyono layak menjadi inspirasi.

Kader Nahdlatul Ulama (NU) asal Desa Winonglor, Kecamatan Gebang, ini membuktikan bahwa keterampilan tradisional dapat berkembang menjadi usaha kreatif bernilai ekonomi tinggi jika ditekuni dengan konsisten dan inovatif.

Selama lima tahun terakhir, Misdiyono menekuni profesi sebagai penganyam bambu sekaligus instruktur tetap di salah satu panti rehabilitasi anak di kabupaten tetangga.

Ketelatenannya mengolah bambu tidak hanya menjadi sumber penghidupan, tetapi juga sarana pemberdayaan masyarakat dan pendidikan keterampilan bagi generasi muda.

Berbeda dari anyaman bambu pada umumnya yang identik dengan besek atau kepang, Misdiyono menghadirkan inovasi melalui produk basket laundry berbahan bambu. Produk tersebut memadukan teknik anyaman tradisional dengan kebutuhan modern sehingga lebih fungsional dan memiliki nilai jual lebih tinggi.

“Pasar sekarang lebih menyukai produk yang memiliki fungsi praktis dan desain menarik. Karena itu kami mencoba mengembangkan anyaman bambu menjadi basket laundry dan berbagai produk rumah tangga lainnya,” ujar Misdiyono saat ditemui di sela aktivitas produksinya, Kamis (28/5/2026).

Kreativitas tersebut membuahkan hasil. Produk anyaman buatannya kini telah dipasarkan ke berbagai daerah di Indonesia seperti Jakarta, Bali, Sumatra, hingga Kalimantan. Bahkan, beberapa produknya juga telah menjangkau pasar luar negeri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

MWCNU Butuh Siap Gelar Pengajian Selapanan Ahad Pon di Masjid Salafiyah Wareng

29 Mei 2026 - 00:08 WIB

Pelantikan Ansor Bagelen Bakal Digelar Meriah, Disatukan dengan Pengajian Ahad Pon

28 Mei 2026 - 10:55 WIB

Momentum Iduladha, Warga Perum Hade Tirip Rendeng Tebar Kepedulian Melalui Kurban

28 Mei 2026 - 08:55 WIB

Kekompakan Warga RT 02 RW 05 Winonglor di Hari Raya Idul Adha, Sembelih 7 Hewan Qurban

28 Mei 2026 - 08:39 WIB

PCNU Purworejo Gencarkan Safari Sosialisasi Pembangunan Masjid Hadratussyekh Hasyim Asy’ari

26 Mei 2026 - 20:27 WIB

Saatnya Berbagi di Hari Raya, LAZISNU Purworejo Buka Layanan Kurban 1447 H

26 Mei 2026 - 18:42 WIB

Trending di Berita