Menu ✖

Mode Gelap
MWCNU Gebang Matangkan Program Strategis, dari Kemandirian Ekonomi hingga Pendidikan PCNU Purworejo Salurkan Bantuan Khitan Gratis untuk Tiga Santri TPQ Lugosobo Ny. Fauziyah Laili Wasul Pimpin Muslimat NU Purworejo 2026-2031, Bidik Penguatan Kader dan Ranting “Ora Ono Muslimat NU, NU Ora Ono” PW Muslimat Jateng Tegaskan Peran Strategis Perempuan dalam Keberlanjutan NU LKKNU PW Jawa Tengah Lakukan Monitoring dan Evaluasi KUBE Penerima Bantuan Sosial di Kecamatan Bruno Wabup Dion Ajak Fatayat NU Ikut Aktif Edukasi Kesehatan Ibu dan Anak

Berita

Misdiyono, Kader NU Penganyam Bambu dari Purworejo yang Menembus Pasar Nasional hingga Mancanegara

badge-check


					Misdiyono, Kader NU Penganyam Bambu dari Purworejo yang Menembus Pasar Nasional hingga Mancanegara Perbesar

PURWOREJO — Di tengah berkembangnya pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kabupaten Purworejo, sosok Misdiyono layak menjadi inspirasi.

Kader Nahdlatul Ulama (NU) asal Desa Winonglor, Kecamatan Gebang, ini membuktikan bahwa keterampilan tradisional dapat berkembang menjadi usaha kreatif bernilai ekonomi tinggi jika ditekuni dengan konsisten dan inovatif.

Selama lima tahun terakhir, Misdiyono menekuni profesi sebagai penganyam bambu sekaligus instruktur tetap di salah satu panti rehabilitasi anak di kabupaten tetangga.

Ketelatenannya mengolah bambu tidak hanya menjadi sumber penghidupan, tetapi juga sarana pemberdayaan masyarakat dan pendidikan keterampilan bagi generasi muda.

Berbeda dari anyaman bambu pada umumnya yang identik dengan besek atau kepang, Misdiyono menghadirkan inovasi melalui produk basket laundry berbahan bambu. Produk tersebut memadukan teknik anyaman tradisional dengan kebutuhan modern sehingga lebih fungsional dan memiliki nilai jual lebih tinggi.

“Pasar sekarang lebih menyukai produk yang memiliki fungsi praktis dan desain menarik. Karena itu kami mencoba mengembangkan anyaman bambu menjadi basket laundry dan berbagai produk rumah tangga lainnya,” ujar Misdiyono saat ditemui di sela aktivitas produksinya, Kamis (28/5/2026).

Kreativitas tersebut membuahkan hasil. Produk anyaman buatannya kini telah dipasarkan ke berbagai daerah di Indonesia seperti Jakarta, Bali, Sumatra, hingga Kalimantan. Bahkan, beberapa produknya juga telah menjangkau pasar luar negeri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

MWCNU Gebang Matangkan Program Strategis, dari Kemandirian Ekonomi hingga Pendidikan

11 Oktober 2026 - 20:29 WIB

PCNU Purworejo Salurkan Bantuan Khitan Gratis untuk Tiga Santri TPQ Lugosobo

11 Oktober 2026 - 09:24 WIB

Ny. Fauziyah Laili Wasul Pimpin Muslimat NU Purworejo 2026-2031, Bidik Penguatan Kader dan Ranting

21 September 2026 - 17:33 WIB

“Ora Ono Muslimat NU, NU Ora Ono” PW Muslimat Jateng Tegaskan Peran Strategis Perempuan dalam Keberlanjutan NU

21 September 2026 - 11:15 WIB

LKKNU PW Jawa Tengah Lakukan Monitoring dan Evaluasi KUBE Penerima Bantuan Sosial di Kecamatan Bruno

14 September 2026 - 15:07 WIB

Wabup Dion Ajak Fatayat NU Ikut Aktif Edukasi Kesehatan Ibu dan Anak

14 September 2026 - 15:03 WIB

Trending di Berita