Menu

Mode Gelap
MWCNU Butuh Siap Gelar Pengajian Selapanan Ahad Pon di Masjid Salafiyah Wareng Misdiyono, Kader NU Penganyam Bambu dari Purworejo yang Menembus Pasar Nasional hingga Mancanegara Pelantikan Ansor Bagelen Bakal Digelar Meriah, Disatukan dengan Pengajian Ahad Pon Momentum Iduladha, Warga Perum Hade Tirip Rendeng Tebar Kepedulian Melalui Kurban Regenerasi dan Transformasi: Urgensi Konferensi dan Musyawarah Kepemimpinan dalam Organisasi Pelajar Islam Kekompakan Warga RT 02 RW 05 Winonglor di Hari Raya Idul Adha, Sembelih 7 Hewan Qurban

Berita

Misdiyono, Kader NU Penganyam Bambu dari Purworejo yang Menembus Pasar Nasional hingga Mancanegara

badge-check


					Misdiyono, Kader NU Penganyam Bambu dari Purworejo yang Menembus Pasar Nasional hingga Mancanegara Perbesar

 

Dalam memenuhi permintaan pasar, Misdiyono kerap menggandeng perajin dari sejumlah kecamatan lain seperti Bener, Loano, dan Kemiri.

Berbagai produk anyaman yang sudah dibuat lebih dari 50acam

Kolaborasi itu dilakukan terutama saat menerima pesanan dalam jumlah besar.

Namun di balik keberhasilannya, ia mengakui masih menghadapi tantangan, terutama keterbatasan sumber daya manusia yang memiliki keterampilan anyaman tingkat lanjut.

“Sebagian warga sekitar baru bisa membuat besek dan kepang, sementara pasar sekarang menginginkan produk yang lebih variatif seperti basket laundry. Jadi perlu pelatihan dan pendampingan agar keterampilan mereka meningkat,” katanya.

Tak hanya fokus pada usaha, Misdiyono juga aktif berbagi ilmu. Ia kerap diundang berbagai sekolah mulai tingkat SD, SMP, SMA hingga perguruan tinggi untuk mengisi kegiatan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5).

Dalam kegiatan tersebut, ia mengenalkan potensi bambu sebagai produk kreatif sekaligus media pembelajaran kewirausahaan dan pelestarian budaya lokal.

Pengalamannya sebagai narasumber bahkan telah membawanya ke berbagai kota seperti Jakarta, Semarang, Tegal, Kebumen, dan sejumlah daerah lainnya. Kehadirannya memberikan inspirasi bahwa kerajinan tradisional tetap memiliki masa depan jika dikembangkan dengan inovasi dan semangat belajar.

Terbaru, Misdiyono mengikuti Training of Trainer (TOT) Nasional di Denpasar, Bali. Dalam pelatihan tersebut, ia mempelajari pengelolaan bambu dari hulu hingga hilir secara berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

MWCNU Butuh Siap Gelar Pengajian Selapanan Ahad Pon di Masjid Salafiyah Wareng

29 Mei 2026 - 00:08 WIB

Pelantikan Ansor Bagelen Bakal Digelar Meriah, Disatukan dengan Pengajian Ahad Pon

28 Mei 2026 - 10:55 WIB

Momentum Iduladha, Warga Perum Hade Tirip Rendeng Tebar Kepedulian Melalui Kurban

28 Mei 2026 - 08:55 WIB

Kekompakan Warga RT 02 RW 05 Winonglor di Hari Raya Idul Adha, Sembelih 7 Hewan Qurban

28 Mei 2026 - 08:39 WIB

PCNU Purworejo Gencarkan Safari Sosialisasi Pembangunan Masjid Hadratussyekh Hasyim Asy’ari

26 Mei 2026 - 20:27 WIB

Saatnya Berbagi di Hari Raya, LAZISNU Purworejo Buka Layanan Kurban 1447 H

26 Mei 2026 - 18:42 WIB

Trending di Berita