H. Ari Jatmiko mengungkapkan bahwa berbagai program yang menyentuh kebutuhan masyarakat telah mendorong meningkatnya partisipasi warga Nahdliyin di Kecamatan Purwodadi.
Hal tersebut terlihat dari bertambahnya jumlah ranting NU yang memiliki kepengurusan resmi.

“Dulu dalam lima tahun baru terbentuk 21 ranting NU. Alhamdulillah sekarang sudah ada 35 ranting dari total 40 desa di Kecamatan Purwodadi. Tinggal lima desa lagi yang menjadi pekerjaan rumah kami. Mudah-mudahan ke depan seluruh desa sudah memiliki kepengurusan ranting NU yang sah dan aktif,” katanya.
Ia juga berpesan kepada seluruh pengurus agar menjalankan amanah dengan penuh keikhlasan dan semangat berkhidmah.
“Menjadi pengurus NU harus siap mental, siap meluangkan waktu, istiqamah, dan berkhidmah. Kita bekerja bukan mencari bayaran, tetapi mencari pahala dan keberkahan. Karena itu kami mengajak seluruh pengurus untuk menerapkan kerja keras, kerja cerdas, kerja tuntas, dan kerja ikhlas demi kemajuan NU di Purwodadi,” tegasnya.
Ketua Tanfidziyah PCNU Kabupaten Purworejo, KH. Muhammad Haekal, S.PdI , menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut.
Menurutnya, pelantikan bukan sekadar seremonial, tetapi menjadi awal dari proses pengabdian dan penguatan organisasi.
“Kami merasa bangga dan mengapresiasi setinggi-tingginya atas terlaksananya pelantikan ini. Tentu prosesnya panjang, mulai dari regenerasi kepengurusan hingga konsolidasi organisasi. Semoga pelantikan ini membawa keberkahan bagi kita semua,” ujarnya.







