Latif juga menegaskan komitmennya untuk membuka ruang komunikasi seluas-luasnya kepada seluruh kader. Ia meminta agar dirinya tidak segan diingatkan apabila melakukan kesalahan selama menjalankan amanah organisasi.

“Jika saya melakukan kekeliruan, jangan sungkan untuk mengingatkan. Saya siap membersamai sahabat dan sahabati PMII Purworejo kapan pun demi kemajuan organisasi,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia menegaskan tekadnya menjadikan PMII Purworejo sebagai salah satu kekuatan intelektual dan sosial yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. Menurutnya, PMII harus tampil sebagai organisasi yang responsif terhadap berbagai persoalan dan mampu menghadirkan solusi melalui gerakan yang terorganisir.
Sementara itu, Ketua Kopri PMII Purworejo terpilih, Lina Setiani, menekankan pentingnya sinergi seluruh kader perempuan PMII dalam membangun organisasi yang lebih kuat dan inklusif.
“Kopri tidak bisa berjalan sendiri. Dibutuhkan dukungan seluruh kader, komisariat, pengurus demisioner, serta arahan dari PKC agar organisasi ini terus berkembang dan menjadi ruang aman untuk bertumbuh bagi kader perempuan,” ungkapnya.







