Menu

Mode Gelap
Saatnya Mengikuti Kebaikan, Ulama Purworejo Mulai Gerakan Infaq Pembangunan Masjid NU KH Hasyim Asy’ari Di Tengah Modernisasi, Warga Girijoyo Kemiri Tetap Lestarikan Tradisi ‘Njenang’ Secara Gotong Royong Raker DPAC FKDT Purworejo Susun Program Strategis 2026–2031, Perkuat Peran Madrasah Diniyah Riuh! Ribuan Jamaah Hadiri Pengajian Fatayat-Muslimat NU Gebang di Winonglor Reorganisasi GP Ansor Bagelen Dimulai, Regenerasi Kepemimpinan Ranting Mulai Bergulir Cetak Wirausaha Perempuan, PAC Muslimat NU Purworejo Ikuti Pelatihan Roti dan Kue Selama 12 Hari

Budaya

Kaligesing Hadirkan Demaji Ecopark, Taman Budaya Baru dengan Konsep Modern-Tradisional

badge-check


					Kaligesing Hadirkan Demaji Ecopark, Taman Budaya Baru dengan Konsep Modern-Tradisional Perbesar

Purworejo, WARTA NAHDLIYYIN – Destinasi wisata terbaru, Demaji Ecopark, secara resmi diperkenalkan kepada publik melalui acara soft launching yang berlangsung pada Sabtu (31/08/2024) malam di Demaji Ecopark, Desa Kaligono, Kecamatan Kaligesing, Kabupaten Purworejo. Acara ini juga disiarkan langsung melalui kanal YouTube Demaji Ecopark Purworejo oleh Den Bagoes Official Live Streaming, memungkinkan masyarakat luas untuk menyaksikan momen bersejarah tersebut.

Soft launching Demaji Ecopark dimeriahkan oleh pagelaran sendratari “Nyai Ageng Bagelen,” sebuah karya kolaboratif antara Prof. Nanik Prihatin dari ISI Surakarta, Prof. Made Sukerta, dan koreografer Nungki Nur Cahyani. Pertunjukan seni ini berhasil memukau para hadirin dengan penampilan yang memadukan unsur-unsur tradisional dan kontemporer.

Dalam sambutannya, Dwi Wahyu Atmaji, penggagas Demaji Ecopark, menyampaikan rasa bangganya atas kehadiran para tamu undangan yang menyempatkan diri untuk datang, meskipun sebelumnya telah mengikuti prosesi karnaval yang cukup melelahkan. Ia juga mengenang jasa orang tuanya yang pernah berprofesi sebagai guru dan kepala sekolah dengan mengundang kepala TK dan SD dari Kecamatan Kaligesing sebagai bentuk penghormatan.

“Demaji Ecopark dikembangkan sebagai taman budaya yang menggabungkan konsep modern dan tradisional. Tempat ini diharapkan dapat menjadi pusat pelestarian seni tradisional di Kaligesing dan Purworejo secara umum,” ujar Atmaji. Ia menekankan bahwa keberadaan Demaji Ecopark diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap sektor pariwisata di Kabupaten Purworejo. Dengan dukungan dari destinasi utama seperti Bandara YIA, Bendungan Bener, dan Badan Otorita Borobudur (BOB), Atmaji optimis jumlah kunjungan wisatawan akan meningkat.

“Pembangunan Demaji Ecopark saat ini telah mencapai 75 persen dan siap untuk menerima wisatawan. Fasilitas yang tersedia cukup lengkap, mulai dari masjid, aula dengan kapasitas 150 orang, kolam renang, joglo, dan lainnya. Kami mengundang masyarakat untuk berkunjung dan menikmati keindahan tempat ini,” tambahnya.

Acara peluncuran ini juga dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, antara lain Pj Sekda Purworejo Achmad Kurniawan Kadir, Anggota DPRD Jaka Hartana, Kepala Dinporapar Stephanus Aan Isa Nugroho, Kepala Dindikbud Wasit Diono, serta beberapa pejabat dan tokoh lainnya.

Pj Sekda Purworejo, Achmad Kurniawan Kadir, dalam sambutannya memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif Dwi Wahyu Atmaji dan Yayasan Talang Taling Tinaling dalam mengembangkan potensi wisata di Kaligesing. Ia juga memuji desain Demaji Ecopark yang indah dan penuh dengan kelebihan. “Dengan banyaknya destinasi wisata menarik di Purworejo, khususnya di Kaligesing, saya yakin tempat ini akan menjadi tujuan favorit bagi wisatawan domestik maupun mancanegara. Lokasinya lebih dekat dibandingkan ke Yogyakarta, dan saya berharap Pak Aji dapat menjadi motor pengembangan pariwisata di Purworejo,” tutup Kurniawan Kadir.

Demaji Ecopark kini hadir sebagai destinasi wisata baru yang siap menyambut pengunjung dengan berbagai pesona budaya dan keindahan alam, memperkaya pilihan wisata di Kabupaten Purworejo.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Di Tengah Modernisasi, Warga Girijoyo Kemiri Tetap Lestarikan Tradisi ‘Njenang’ Secara Gotong Royong

6 Juni 2026 - 13:33 WIB

Tahlilan: Bukan Sekadar Tradisi, tetapi Ikhtiar Merawat Kepedulian

3 Juni 2026 - 16:21 WIB

Dies Natalis ke-25 IAI An-Nawawi Purworejo, Rawat Nilai Pesantren Menuju Kampus Unggul

31 Mei 2026 - 18:29 WIB

Prosesi pemotongan tumpeng oleh Rektor IAIAN Purworejo dan Kepala Yasasan An-Nawawi.

Ngaji Budaya Wayang Santri di MWCNU Kutoarjo Kupas Filosofi Lir-Ilir

3 Mei 2026 - 23:57 WIB

Ngaji Budaya di Puspo, Ketua PCNU Promosikan STAINU Purworejo

14 April 2026 - 23:25 WIB

Trending di Berita