Menu

Mode Gelap
Haul Syekh Maulana Maghribi di Ngaran Kaligesing Dihadiri Ribuan Jamaah dari Berbagai Daerah Workshop Pembuatan Modul Pembelajaran untuk Meningkatkan Kompetensi Guru dalam Perencanaan Pembelajaran yang Berkualitas Pagar Nusa Purworejo Borong Medali di KEJURDA X Jawa Tengah 2026, Atlet Usia Dini Bersinar PC PMII Purworejo Gelar Mujahadah dan Santunan Anak Yatim untuk Semarakkan Muharram 1448 H Sambut Tahun Baru Islam 1448 H, PRNU Desa Bener Gelar Pengajian Akbar dan Santunan Lewat Koin NU Pelepasan Siswa, Khotmil Qur’an, dan Pentas Seni Meriahkan Akhirussanah RA-MI Al Huda Karanggetas

Hikmah

Menjelang Tiba di Tanah Air, Jamaah Haji Dianjurkan Membaca Doa Ini

badge-check


					Ilustrasi Jamaah Haji saat pulang ke tanah air (dok. Kemenhaj) Perbesar

Ilustrasi Jamaah Haji saat pulang ke tanah air (dok. Kemenhaj)

JAKARTA – Ibadah haji bukan hanya perjalanan menuju Tanah Suci, tetapi juga perjalanan spiritual yang membawa perubahan bagi setiap muslim yang menjalaninya. Setelah menyelesaikan rangkaian ibadah haji, para jamaah yang akan kembali ke kampung halaman dianjurkan untuk memperbanyak doa, termasuk doa saat hampir tiba di Tanah Air.

Wakil Sekretaris Lembaga Bahtsul Masail (LBM) PBNU, Alhafiz Kurniawan, dalam tulisannya di Islam.NU.or.id menjelaskan bahwa jamaah haji dianjurkan memohon kepada Allah SWT agar diberikan kebaikan bagi negeri yang akan ditinggali kembali, masyarakatnya, serta seluruh hal yang ada di dalamnya.

Anjuran tersebut merujuk pada keterangan Imam An-Nawawi dalam kitab Al-Idhah fi Manasikil Hajj. Dalam kitab tersebut disebutkan doa yang dibaca ketika seseorang hampir tiba di kampung halamannya setelah melakukan perjalanan, termasuk perjalanan ibadah haji.

Doa Pertama: Memohon Kebaikan Negeri dan Penduduknya

اللَّهُمَّ إنِّي أَسْأَلُك خَيْرَهَا وَخَيْرَ أَهْلِهَا وَخَيْرَ مَا فِيهَا وَأَعُوذُ بِك مِنْ شَرِّهَا وَشَرِّ أَهْلِهَا وَشَرِّ مَا فِيهَا

Allāhumma innī as’aluka khayrahā, wa khayra ahlihā, wa khayra mā fīhā; wa a‘ūdzu bika min syarrihā, wa syarri ahlihā, wa syarri mā fīhā.

Artinya: “Ya Allah, aku memohon kepada-Mu kebaikan negeri ini, kebaikan penduduknya, dan kebaikan semua yang ada di dalamnya. Aku juga berlindung kepada-Mu dari keburukan negeri ini, keburukan penduduknya, dan keburukan semua yang ada di dalamnya.”

Imam An-Nawawi menjelaskan bahwa doa tersebut mengandung harapan agar seorang muslim mendapatkan keberkahan ketika kembali ke lingkungan tempat tinggalnya serta dijauhkan dari berbagai keburukan yang mungkin terjadi.

Selain doa tersebut, sebagian ulama juga menganjurkan doa lain yang berisi permohonan agar kampung halaman menjadi tempat tinggal yang nyaman, sumber rezeki yang baik, serta dijauhkan dari berbagai musibah dan wabah penyakit.

Doa Kedua: Memohon Keberkahan dan Rezeki di Tanah Air

اللَّهُمَّ اجْعَلْ لَنَا بِهَا قَرَارًا أَوْ رِزْقًا حَسَنًا، اللَّهُمَّ ارْزُقْنَا جَنَاهَا وَأَعِذْنَا مِنْ وَبَاهَا وَحَبِّبْنَا إِلَى أَهْلِهَا وَحَبِّبْ صَالِحِيْ أَهْلِهَا إِلَيْنَا

Allāhummaj‘al lanā bihā qarārā aw rizqan hasanā. Allāhummarzuqnā janāhā wa a‘idznā min wabāhā wa habbibnā ilā ahlihā wa habbib shālihī ahlihā ilaynā.

Artinya: “Ya Allah, jadikanlah negeri ini sebagai tempat tinggal atau sumber rezeki yang baik bagi kami. Ya Allah, karuniakanlah kepada kami hasil bumi negeri ini, lindungi kami dari wabahnya, tanamkan rasa cinta kami kepada penduduknya, dan tanamkan pula rasa cinta penduduk yang saleh kepada kami.”

Doa-doa tersebut menjadi pengingat bahwa kepulangan dari Tanah Suci bukanlah akhir dari perjalanan spiritual, melainkan awal untuk mengamalkan nilai-nilai haji dalam kehidupan sehari-hari. Jamaah haji diharapkan kembali ke tengah masyarakat dengan membawa semangat ibadah, akhlak yang lebih baik, serta menjadi teladan dalam kehidupan bermasyarakat.

Semoga seluruh jamaah haji Indonesia diberikan perjalanan pulang yang lancar, selamat sampai tujuan, serta memperoleh predikat haji yang mabrur dan mabruroh.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

KH Achmad Chalwani: Sayap Kanan dan Sayap Kiri Harus Bergerak Bersama untuk Memajukan NU

16 Juni 2026 - 18:42 WIB

Kiai Chalwani Ingatkan Dampak Menyepelekan Guru dalam Haflah Akhirus Sanah ke-47 PP An-Nawawi Berjan

14 Juni 2026 - 18:48 WIB

KH M. Yusuf Chudori: Jika 40 Hari Tidak Ngaji dan Tidak Berkumpul dengan Ulama, Hati Bisa Menjadi Keras

7 Juni 2026 - 23:14 WIB

Nyai Siti Zahro Ingatkan Keutamaan Sedekah Saat Hidup dalam Selapanan Muslimat-Fatayat NU Bener

7 Juni 2026 - 22:02 WIB

Bahas Toleransi dan Kebangsaan, Pengajian Selapanan MWCNU Butuh Ajak Warga Rawat NKRI

1 Juni 2026 - 10:42 WIB

Kirim Doa untuk Jamaah Haji, Habib Ustman Al Athos Ingatkan Pentingnya Pendidikan Agama dalam Keluarga

31 Mei 2026 - 18:05 WIB

Trending di Berita